Demam Berdarah

DBD adalah penyakit akut yang disebabkan oleh infeksi virus dengue yang dibawa oleh nyamuk Aedes Aegypti betina. Gejala-gejala awal adalah panas tinggi, sakit pada kepala, daerah sekitar mata, tulang belakang, sendi dan otot, diare, kemerahan di kulit, depresi, dan gejala lebih lanjut adalah muntah-muntah, sakit di daerah perut (2-4 hari kemudian), mimisan, gusi berdarah, bintik-bintik di kulit, pendarahan spontan, muntah darah.

Kriteria klinis DBD

  1. Demam atau adanya riwayat demam akut
  2. Manifestasi pendarahan
  3. Jumlah trombosit kurang dari 100.000/mm3
  4. Kebocoran plasma akibat peningkatan permaebilitas pembuluh darah (peningkatan hematokrit 20% di atas normal)

Jenis-jenis virus Dengue

Virus Dengue ini termasuk golongan Flavi virus, sampai saat ini terdeteksi adanya 4 jenis (serotipe) yaitu : DEN-1, DEN-2, DEN-3, dan DEN-4. Infeksi oleh salah satu jenis tidak menimbulkan kekebalan terhadap jenis lain, hanya menimbulkan kekebalan untuk jenis yang bersangkutan, malahan jika seseorang pernah terinfeksi oleh salah satu jenis virus Dengue dan terinfeksi oleh jenis virus lainnya dapat menyebabkan reaksi yang lebih berat.

Tingkatan DBD

  1. Derajat 1, demam dan gejala konstitusional yang non spesifik, tes torniket (karet bendung) positif
  2. Derajat 2, derajat 1 + pendarahan spontan
  3. Derajat 3, kegagalan sirkulasi
  4. Derajat 4, shok berat (denyut nadi tidak teraba dan tekanan darah tidak terukur).

Penularan

Melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti betina yang sebelumnya telah membawa virus dalam tubuhnya dari penderita demam berdarah.

Pencegahan

Lebih diarahkan pembasmian nyamuk Aedes Aegypti yang menjadi perantara, dengan cara:

  1. Pendekatan kimiawi : Abatasi (membunuh jentik)
  2. Pendekatan biologi : predator ikan kecil
  3. Pendekatan lingkungan : program 3M yaitu : menguras bak mandi, menutup wadah/tempat yang mungkin menjadi tempat berkembang biak nyamuk, mengubur barang bekas yang bisa menampung air

Pengobatan

  1. Pemberian obat penurun panas seperti Parasetamol
  2. Pemberian cairan seperti oralit, jus buah atau infus
  3. Transfusi darah segar atau trombosit
  4. Oksigen tambahan
  5. Pemantauan tekanan darah, urine yang terbuang, hematokrit, trombosit dan tingkat kesadaran

Pertolongan pada penderita DBD

  1. Berikan cairan sebanyak-banyaknya, berupa air teh, air putih, jus buah atau sayur
  2. Kompres dengan air es atau berikan obat penurun panas
  3. Cepat bawa ke dokter, puskesmas atau rumah sakit terdekat

Ciri-ciri nyamuk Aedes Aegypti

  1. Berukuran kecil
  2. Berwarna hitam dengan galur-galur putih
  3. Terbang siang atau sore hari
  4. Menyukai tempat bersih dan gelap
  5. Meletakkan telurnya di genangan air jernih dan tidak langsung kontak dengan tanah.

*Artikel ini pernah dimasukan ke buletin Media Promabi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>