[Konsultasi] Pajak

Pertanyaan :

Setiap tahun saya selalu membayar pajak penghasilan yang dipotong dari gaji bulanan saja. Namun pada bulan Juli 2009 saya efektif sudah tidak bekerja dan berencana membuka usaha. Bagaimana cara perhitungan dan pelaporan atas pajak yang telah saya bayar (belum dilaporkan) bekerja? Bagaimana cara melaporkan penghasilan nil untuk pajak?

Jawaban :

Salam Sejahtera,

Sehubungan dengan pertanyaan di atas yang cukup singkat dan informasinya belum cukup lengkap untuk dapat diberikan hitungan pajaknya, maka untuk menjawabkan pertanyaan Bapak, kami berikan asumsi sebagai berikut :

  1. Total Gaji Rp. 10 juta perbulan dari Januari 2009 s/d Juni 2009
  2. Hanya ada Biaya Jabatan 5%
  3. Status Bapak Kurniawan adalah Kawin tanpa tanggungan (K/0) (Maaf kalau salah)

Jika Bapak hanya bekerja s/d bulan juni 2009 saja, maka Bapak akan mendapatkan formulir bukti potong PPh Pasal 21 Formulir 1721-A1 dengan rincian sbb:

KETERANGAN

(dalam Rupiah)

Gaji Jan s/d Jun 09 =

(6xRp 10.000.000)

60.000.000

(-) Biaya Jabatan =

(6xRp 500.000)

(3.000.000)

Penghasilan Neto


57.000.000

(-) PTKP (K/0)


(17.160.000)

PKP


39.840.000

PPh 21 Terhutang:



5%x Rp. 39.840.000

=

1.992.000

PPh 21 yang telah dipotong perusahaan =

(1.992.000)

PPh 21 Kurang Bayar


NIHIL

OPTION 1.

Jika Bapak memilih untuk LIBUR sampai dengan akhir tahun (atau tidak berpenghasilan s/d des 2009), maka

KETERANGAN

(dalam Rupiah)

Penghasilan Neto sbg Karyawan dari Jan s/d Jun 09

57.000.000

Penghasilan Neto dari Jul s/d Des 09

Penghasilan Neto Tahun 2009

57.000.000

(-) PTKP (K/0)


(17.160.000)

PKP


39.840.000

PPh Tahun 2009 Terhutang:


5%x Rp. 39.840.000

=

1.992.000

Kredit Pajak PPh 21 yg telah dipotong perusahaan =

(1.992.000)

PPh Pasal 29 Kurang Bayar

NIHIL

Cicilan PPh Pasal 25


NIHIL

OPTION 2.

Jika Bapak melalukan usaha dagang pakaian jadi, misalnya  di Mangga Dua dan memilih menggunakan Norma Penghitungan dalam menghitung keuntungan dan mencatat rincian omset sebagai berikut :

Bulan

Omzet

Juli

12.000.000

Agustus

14.000.000

September

15.000.000

Oktober

14.000.000

November

17.000.000

Desember

18.000.000

Total

90.000.000

Norma Penghitungan untuk Keuntungan Pedagang eceran Pakaian Jadi adalah 30%,

Artinya keuntungan adalah 30% dari Omset, yaitu :

Keuntungan = 30% X  Rp. 90.000.000 = Rp. 27.000.000

Maka pada saat melaporkan SPT Tahunan untuk tahun Pajak 2009 akan terdapat hitungan pajak sebagai berikut:

KETERANGAN

(dalam Rupiah)

Penghasilan Neto sbg Karyawan dari Jan s/d Jun 09

57.000.000

Penghasilan Neto sbg pedagang eceran dari Jul s/d Des 09

27.000.000

Penghasilan Neto Tahun 2009

84.000.000

(-) PTKP (K/0)


(17.160.000)

PKP


66.840.000

PPh Tahun 2009 Terhutang:


5%x Rp. 50.000.000

=

2.500.000

15%x Rp. 16.840.000

=

2.526.000



5.026.000



Kredit Pajak PPh 21 yg telah dipotong perusahaan =

(1.992.000)

PPh Pasal 29 Kurang Bayar

3.034.000

Cicilan PPh Pasal 25


252.833

Kesimpulan

Jika Bapak hanya memperoleh penghasilan dari karyawan saja selama tahun 2009, maka Pajak Penghasilan yang terutang diakhir tahun dan Cicilan PPh Pasal 25 / bulannya adalah NIHIL. Formulir pelaporan SPT Tahunan yang digunakan adalah Formulir 1770 – S. Pada dasarnya sederhana saja, hanya menyalin kembali informasi yang terdapat dalam bukti potong PPh pasal 21 Formulir 1721-A1 ke dalam SPT OP formulir 1770-S.

Jika Bapak melakukan kegiatan usaha, maka PPh yang terutang pada akhir tahun tidak NIHIL lagi dan sebagai konsekuensinya, akan ada Cicilan PPh Pasal 25 per bulan. Dari Contoh diatas, PPh pasal 29 yang Kurang Bayar adalah Rp. 3.034.000 dan Cicilan PPh Pasal 25 tahun berikutnya adalah Rp. 252.833.

Demikian Penjelasan dari kami, semoga bermanfaat.

Hormat kami,

Tjhai Fung Njit, B.Sc (Hons), M.Si, BKP

PT. Bina Solusi Consulting

Your trusted Tax Consultant

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>