Bhikkhu Sumangalo

Bhikkhu Sumangalo dilahirkan di barat daya Inggris pada tahun 1960. Ia dibesarkan dalam sebuah didikan evolusionis/paham ilmiah suatu kebendaan, dan dengan semangat menyelidiki.

Sejak usia muda, ia tertarik (hal-hal yang berhubungan) dengan kesadaran/pikiran. Di usia remajanya, ia memiliki keyakinan di dalam meditasi sebagai sebuah bentuk dari pelatihan dalam berkonsentrasi, kebulatan hati dan tekad serta pengertian/pemahaman akan kesusahan dan kesulitan hidup. Akan tetapi waktu itu ia tidak tahu banyak terhadap hal hal tersebut sampai ayahnya mulai mempelajari Ajaran Sang Buddha.

Setelah menyelesaikan studinya di universitas, ia kembali ke rumah dan bersama dengan ayahnya, mengunjungi Bhikkhu Munindo yang berasal dari Selandia Baru. (profil mengenai beliau telah dicantumkan pada edisi 27, tahun 2002) yang mana sekarang ini Bhikkhu Munindo menetap di Vih?ra Aruna Ratanagiri-Inggris). Pada waktu itu, Bhikkhu Munindo, yang telah berlatih dengan Y.M. Ajahn Chah, baru saja pergi ke barat daya Inggris untuk membantu sebuah Vih?ra.

Dua tahun kemudian ia memasuki kehidupan religius (kehidupan kebhikkhuan, dengan nama Sumangalo) dengan Ajahn Sumedho dan telah berlangsung selama enam belas tahun. Ia diupasampada menjadi seorang bhikkhu setelah dua tahun dengan nama Sumangalo, dan kemudian waktu itu ia ditugaskan ke Australia Barat, di mana ia mengisi waktu selama lima tahun bersama Bhikkhu Jagaro dan Bhikkhu Brahmavamso.

Pada waktu-waktu itu, Bhikkhu Sumangalo mulai mempraktikkan metode meditasi Mahasi Sayadaw. Ia menemukan pendekatan ini sangatlah jelas dan langsung menuntun kepada pikiran untuk merasakan meditasi yang dibicarakan oleh Y.M. Ajahn Chah. Venerable Sumangalo telah berulang ulang berlatih dengan Sayadaw U Janaka dan Bhikkhu Sujivo juga guru-guru lainnya akan metode (meditasi) ini, dan ia berbahagia akan ajaran yang didapatnya. Ia adalah seorang yang giat didalam praktik di Selandia Baru dan lalu menunjungi Eropa untuk melewati waktu di sana dan membandingkan catatan-catatan dengan para bhikkhu yang pernah berjumpa dengannya ketika pertama kali ia memulai kehidupan kebhikkhuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>