Bhikkhu Amaro

Bhikkhu Amaro lahir di Kent, Inggris pada tahun 1956, dengan nama Jeremy Horner. Ia belajar Psikologi dan Fisiologi (ilmu faal atau cabang biologi yang berkaitan dengan fungsi dan kegiatan kehidupan atau organ, sel, dan jaringan) di Bedfrod College, Universitas London, dan berhasil mendapatkan gelar Sarjana Muda. Minat religius pertamanya mulai tumbuh pada saat membaca karya Rudolph Stiner.

Bhikkhu Amaro Ketika dalam menyelesaikan gelarnya, dia memiliki kesempatan untuk berkeliling ke Asia, seorang teman menawarkannya pekerjaan sebagai perawat kuda di transportasi kapal muatan untuk kuda balap yang akan menuju Malaysia.

Sesuai dengan pemberitahuan dan petunjuk dari beberapa orang yang dia temui di dalam perjalanan, kemudian ia pergi ke timur laut Thailand mencari tempat untuk menetap beberapa malam sebelum pergi ke Jepang. Dan pada saat itu, ia mendengar mengenai Vihara Pah Nanachat dan para bhikkhunya yang berasal dari Barat, lalu ia mengunjungi vihara tersebut.

Kunjungannya sangat berkesan buat Jeremy – dia langsung merasakan keakraban dengan para bhikkhu di sana, dengan segera merasa seperti rumah sendiri (merasa nyaman), dan memutuskan untuk tinggal.

Pada tahun 1978 Jeremy Horner menjadi seorang anagarika, dan menjadi samanera empat bulan kemudian. Tahun berikutnya ia diupasampada oleh YM. Ajahn Chah dengan nama Amaro. Bhikkhu Amaro menetap di Thailand selama dua tahun, sebelumnya keluarganya yang sedang sakit sempat memintanya pulang ke Inggris.

Setelah itu Bhikkhu Amaro bergabung dengan Bhikkhu Sumedho di Vihara Chithurst yang ketika itu baru dibangun.

Suatu hari ketika di London, beliau memutuskan untuk menemui “saudara” nya yang dia sendiri belum pernah bertemu, seorang sarjana termasyur, presiden dan penerjemah dari Pali text Society, I.B. Horner. Sayangnya ia telah meninggal sebelum pertemuan mereka diadakan.

Pada tahun 1983 Bhikkhu Sumedho memintanya untuk menempati Vihara Harnham. Dan Bhikkhu Amaro meminta agar perjalanannya ke Vihara Harnham ini dilakukan dengan berjalan kaki yang berjarak sepanjang delapan ratus tiga puluh mil (permintaan ini diijinkan).

Bhikkhu Amaro menulis sebuah buku mengenai perjalanan panjangnya itu dengan judul “Tudong _ The long road North”, tahun 1984. Di tahun-tahun sekarang ini ia bervassa di California utara untuk beberapa bulan di tiap musim dingin. Dalam waktu dekat Bhikkhu Amaro akan tinggal secara tetap di California pada 120 Akre dari tanah perhutanan di lembah Redwood, daerah kabupatan Mendocino, 16201 Tomki Road, di mana sebuah Vihara didikan Theravada dibangun dengan nama Vihara Abhayagiri. Tanah yang diberikan kepada Bhikkhu Sumedho, ketua atau pimpinan dari vihara Amaravati, dan Yayasan Sanghapala oleh pendiri “Kota 1000 Buddha”, Master Hua. Di mana sekarang ini Bhikkhu Amaro ditemani oleh Bhikkhu Pasanno, Bhikkhuni Jitindriya, Bhikkhu Karunadhammo, Bhante Jotipalo, Bhante Pasuko, Tan Dhammadaso, Tan Obhaso, Anagarika Leif, dan Anagarika Chris.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>